Cara Pasang Iklan Di Google – Persiapan

  • by

Cara pasang iklan di Google Ads atau dulu disebut dengan Google Adword. Google Ads yaitu layanan untuk beriklan di google bagi para pemilik bisnis atau siapa saja yang ingin memperkenalkan jasa mereka. Iklan di tayangkan di hasil pencarian Google termasuk di pencarian mitra Google. Iklan juga di tayangkan dalam jenis iklan display yaitu iklan yang akan ditampilkan di situs web yang sudah bekerjasama.

Sebelum pasang iklan di Google sebaiknya mengetahui dahulu hal-hal dasar tentang persiapan apa saja supaya iklan muncul. Bukan hanya saja iklan muncul, tapi bagamana caranya supaya iklan lebih tertarget.

Berikut hal penting yang harus diketahui ketika akan pasang iklan di Google Ads.

1 Kata Kunci atau keyword, yaitu kata atau kalimat yang akan memicu muncul nya iklan dimana kata kunci tersebut berkaitan dengan bisnis yang akan di iklan kan. Contoh kata kunci misalkan “Jasa Rental Mobil Terbaik” maka ketika pengunjung mengetik kata kunci tersebut akan muncul iklan seputar jara rental mobil.

Sebelum beriklan di Google silahkan analisa terlibih dahulu kata kunci, gunakan alat penelusuran dan perkiraan tentang kata kunci yang akan di target. Lihat berapa banyak orang yang mencari perbulannya termasuk perkiraan biaya per klik. Analisa kata kunci ini juga erat kaitannya dengan perencanaan anggaran.

Jika misalnya kata kunci yang akan ditarget tidak ada yang mencari, sebaiknya dipertimbangkan kembali untuk beriklan karena diiklankan pun tidak akan efektif.

Tetapi walaupun walupun begitu bisa saja anda akan memperkenalkan produk baru yang sama sekali orang belum tau. Maka dengan beriklan bisa menjari sarana memperkenalkan produk tersebut.

Jika produk yang belum orang ketahui dan belum ada di pencarian mesin pencari. saran saya lebih perbanyak berupa iklan display daripada iklan penelusuran.

2. Target wilayah atau jangkauan, yaitu wilayah mana saja yang ingin ditargetkan, jika iklan ingin dipasarkan secara global maka pilih semua negara, jika produk hanya untuk wilayah Indonesia maka pilih negara Indonesia atau provinsi dan kota tertentu.

Sedangkan jangakaun iklan menurut saya lebih ke audience seperti apa saja yang ingin di target iklan, misalnya berdasarkan umur, jenis pekerjaan, pendidikan dll. Darimana data tersebut bisa diketahui? tentu saja dari anda yang memberikan nya secara sukarela.

Contoh nya pasti ingat kan ketika misal mendaftar gmail maka dengan sukarela anda memberikan data tersebut dengan imbalan diberi fasilitas dari Gogole. Jadi intinya anda memberikan data secara sukarela dan sebagai imbalannya anda diberikan layanan oleh Google secara gratis dan berkualitas.

Untuk orang tertentu tidak harus memiliki email hostig berbayar, Google berikan email gratis selamanya bahkan dengan kapasitas yang cukup besar. Tidak hanya email tapi juga layanan Gogole Drive, Google Doc, Google Sheet dll ada yang diberikan secara percuma.

3. Penempatan iklan, yaitu dimana iklan akan ditayangkan. Ada tiga pilihan penempatan iklan ditayangkan:

  • Iklan tayang di pencarian Google langsung milsal di google.com, google.co.id dll.
  • Iklan tayang di mitra penelusuran misalnya di kolom pencarian google dalam sebuah website.
  • Iklan tayang berupa display biasanya ditayangkan di website-website yaang sudah di setujui oleh google atau tayang di youtube dan di Playstore dll.

4. Budget iklan, yaitu anggaran yang akan digunakan untuk mengiklankan iklan. Anggaran yang paling penting untuk dihitung adalah anggaran harian dan anggaran per klik iklan.

Anggaran harian untuk mebatasi berapa jumlah biaya iklan harian karena jika hanya menentukan anggaran iklan bulanan dan tidak menentukan anggararan harian maka bisa saja anggaran bulanan yang sudah disiapkan akan habis hanya dalam satu minggu saja. Karena pada kata kunci tertentu ada yang biaya klik nya sangat mahal tergantung dari tingkat persaingan kata kunci.

Sedangkan anggaran per klik iklan adalah biaya per klik iklan yang akan dikeluarkan. Perlu diperhatikan bahwa biaya per klik iklan ini walaupun bisa ditentukan sendiri tapi harus memperhatikan hal berikut ini.

Biaya per klik iklan ditentukan oleh persaingan kata kunci dengan pengiklan lain. Sehingga biaya per klik iklan ada harga terendah dan harga tertinggi, jika biaya per klik iklan ditentukan mengikuti harga terendah maka iklan akan tetap ditayangkan namun tidak di halaman pertama dan tidak di paling atas.

Jikapun ada di halaman pertama biasanya di tayangkan di jam-jam tertentu yang tidak tingkat persaingan iklan nya tidak banyak. Misalnya iklan tayang di atas jam 12 malam sampai 6 pagi. Bisa saja iklan memiliki biaya sangat rendah karena pada jam-jam tersebut tidak banyak orang melakukan pencarian.

Berbeda dengan iklan yang biaya klik nya ditentukan mengikuti harga tertinggi maka sudah pasti akan ada di halaman pertama dan teratas apalagi iklan tayang di jam-jam produktif.

5. Jam tayang iklan, yaitu jam dan hari tayang iklan. Walaupun jam tayang ini bisa tidak begitu diperhatikan melihat dari pola kehidupan jaman sekarang yang mana kegiatan bisa berlangsung 24 jam. Tetapi tetap saja bahwa orang-orang akan melakukan pencarian kebanyakan nya pada jam-jam sibuk.

Kebanyakan pengiklan bisa saja tidak membatasi jam tayang artinya iklan terus dijalankan selama 24 jam tiap hari termasuk hari libur.

Terkait jam tayang ini para pengiklan bisa menentukan secara otomatis kapan dan hari apa saja iklan tayang atau juga bisa secara manual yaitu dengan cara menjeda iklan pada jam dan hari yang diinginkan.

6. Minimal deposit iklan Google yaitu biaya minimal yang akan di bayarkan/di depositkan ke akun Google Ads. Minimum deposit jika menggunakan kartu kredit adalah Rp 100.000 sedangkan minimum jika bayar melalui transfer Bank saya sendiri belum mengetahui karena belum pernah melakukan pembayaran iklan Google menggunakan metode transfer langsung.

Hanya yang pasti sampai saat ini menurut keterangan di halaman Gogole Support jika menggunakan metode transfer proses nya bisa memakan waktu 5 hari. Sedangkan jika menggunakan kartu kredit hanya memakan waktu hitungan menit.

Di pemberitahuan memang disebutkan bahwa deposit via CC memakan waktu 24 jam tapi pada kenyataan nya rata-rata dalam satu menit pembayaran iklan sudah masuk ke akun Google Ads.

7. Tindakan pengunjung setelah melihat iklan, yaitu ketika pengunjung melihat iklan lalu akan bertindak seperti apa, misalnya setelah lihat iklan kemudian klik website atau melakukan panggilan telepon atau datang langsung.

Saran terbaik menurut saya adalah setelah pengunjung melihat iklan kemudian klik website yang memuat secara detail informasi tentang bisnis yang ditawarkan.

Buat website selengkap dan sedetail mungkin tentang informasi bisnis supaya pengunjung benar-benar paham tentang apa yang ditawarkan, sehingga ketika melakukan panggilan telepon atau datang ke tempat tidak terlalu banyak yang harus di terangkan. Jika informasi di website lengkap dan dapat dipahami biasanya panggilan telepon atau datang langsung hanya untuk memastikan.

Apabila tindakan lebih ke panggilan telepon setidak nya pengiklan harus menyiapkan waktu lebih yaitu menjelaskan tentang detail bisnis. Akan lebih efektif jika pengunjung melihat terlebih dahulu detail bisnis secara lengkap melalui website. Lagipula di website tentu dicantumkan kontak yang bisa dihubungi dll.

Sedangkan jika lebih mengutamakan datang langsung bisa dipastikan target nya hanya untuk lokal terdekat dengan tempat bisnis. Karena jika jangkauan global maka akan memakan waktu untuk datang. Jangankan global dari luar negri, berlainan kota atau provinsi saja sudah akan memakan waktu untuk datang

8. Gunakan Google Analytics, berfungsi untuk monitoring pengunjung yang masuk ke website. Fitur laporan di Googla Ads bersifat seputar memperlihatkan data tentang iklan yang berjalan, kata kunci yang memicu iklan, total biaya anggaran dan lainnya tetapi tidak memperlihatkan data pengunjung yang tiba di website. Maka dari itu sangat penting untuk menerapkan analitik di website supaya bisa secara realtime melihat siapa dan darimana saja pengunjung yang mengunjungi website.

Baca tentang Cara Memasang Google Analytics di Website

9. Sistem perlu belajar, perlu diketahui bahwa pada saat pertama iklan berjalan, sistem Google Ads akan dalam mode belajar terlebih dahulu selama 5 hari yaitu mempelajari iklan. Yang intinya sistem berusaha mencari yang terbaik untuk menayangkan iklan, terkait dengan kata kunci, anggaran per klik, anggaran harian dll

Tetapi walaupun sistem secara otomatis mempelajari dan menayangkan yang terbaik untuk iklan, sebagai pemilik iklan pada awal nya harus selalu memantau kinerja iklan terutama berkaitan dengan pencocokan kata kunci. Saya bahas sekilas dan beri contoh dalam hal pencocokan kata kunci kenapa pada awal iklan berjalan harus di pantau.

Sebenar nya ini masuk ke bagian teknis tentang cara pasang iklan di Google yang akan di bahas pada artikel selanjutnya.

Dalam Google Ads terdapat tiga jenis pencocokan kata kunci yaitu :

Pencocokan Luas (Broad Match) yaitu jenis pencocokan yang mencocokan semua yang terkait dengan kata kuci secara luas.

Contoh jika kata kunci yang di target adalah “Jasa Rental Mobil” kemudian ada pengunjung mengetik kalimat “Bagaimana cara buka bisnis jasa rental mobil supaya menguntungkan” atau “minimal punya berapa mobil supaya bisa buka jasa sewa mobil” dan termasuk jika kata yang di ketik tersebut tidak ada dalam kata kunci. Atau mungkin kata kunci lain seperti “sewa kendaraan”, “harga sewa elf” dll Atau termasuk jika pengunjung salah ketik misal “jasa rental mobil” jadi “jasa rental mbil”

Saya kira sebagai pengiklan yang menggunakan kata kunci “jasa rental mobil” untuk memicu iklan tampil, akan tidak mau jika ada pengunjung mengetik “Bagaimana cara buka bisnis jasa rental mobil supaya menguntungkan” meng klik iklan kita karena sudah dapat dipastikan pengunjung tersebut bukan ingin menggunakan atau mencari jasa rental mobil tetapi seseorang yang ingin tau tentang cara membuka jasa rental mobil. Hal seperti ini menurut saya perlu dihindari.

Pencocokan Prasa (Phrase Match) adalah jenis pencocokan yang lebih ke penambahan kata di awal dan diakhir kata kunci yang di target. Contoh “harga jasa rental mobil” atau “jasa rental mobil terbaik” “jama termurah rental mobil” dll. Intinya pencocokan ini semakin lebih mirip dengan kata kunci yang di target.

Pencocokan Sama Persis (Exact Match) sesuai dengan namanya yaitu jenis ini benar-benar menarget pengunjung yang mengetikan kata kunci sama persis dengan kata kunci yang ditarget oleh pengiklan. Tetapi perlu dikaetahui juga jika kata kunci yang dicari ini tidak banyak dicari maka kemungkinan iklan akan jarang tayang karena memang tidak ada yang mencarinya.

Ada juga yang namanya Negative Keyword yaitu daftar kata kunci yang anda tidak ingin kata kunci tersebut memicu iklan anda. Misal ada kalimat seperti diatas yaitu “Bagaimana cara buka bisnis jasa rental mobil supaya menguntungkan” dan anda tidak ingin kalimat ini memicu iklan maka masukanlah ke daftar kata kunci yang dikecualikan ( negative keyword )

Saran saya pada awal pertama mengiklan gunakanlah pencocokan luas dan biaya klik iklan pilih dimaksimalkan supaya memicu iklan muncul baru kemudian setelah benar-benar dirasa tepat atau setelah mode belajar selsai bisa rubah menjadi jenis pencocokan prasa atau jenis pencocokan sama persis.

Tenang saja, walaupun biaya iklan menggunakan dimaksmilkan, sistem Gogole Ads akan menyesuiakan dengan target harian dan akan berusaha supaya iklan tetap tayang sepanjang hari. Itulah gunanya sistem mempelajarai dahulu.

Dan setelah membuat kampanye iklan / mengkonfigurasi iklan kemudian sudah mendaptkan konfigurasi dan pola yang tepat, janganlah berganti-ganti atau selalu membuat kampanye iklan baru yang mana iklan tersebut sebenar nya masih sama dengan iklan sebelumnya.

Jika selalu membuat kampanye iklan baru maka harus mengulang lagi menyesuaikan dan mempelajari iklan tersbut.

Hal penting yang perlu diketahui dalam mempersiapkan iklan di Google adalah apa yang di iklankan. Supaya Iklan bisa tayang harus benar-benar memenuhi dan mematuhi syarat dan ketentuan yang dikeluarkan oleh Google Ads.

Jadi sebelum melakukan pembayaran iklan Google pastikan bahwa iklan tidak akan di tolak karena melanggar syarat dan ketentuan. Sebab jika sudah deposit tapi iklan tidak disetujui maka deposit tersebut tidak bisa dikembalikan selain dengan cara membatalkan/menutup akun Google Ads. Dan Pengembalian bisa dalam hitungan minggu.

Selanjutnya tentang cara pasang iklan di Google ,jangan menggunakan alat pembayaran untuk banyak akun secara langsung, misalnya alat pembayaran tersebut dimasukan di akun A, B, C. Jika hal ini dilakukan maka bisa saja dianggap bahwa alat pembayaran tersebut dicuri atau di bobol atau digunakan secara tidak sah. Karena akun A, B, C tersebut bisa jadi dan diartikan sebagai orang berbeda. Pada akhirnya akun bisa di suspend.

Mungkin kita berpikir bahwa tidak apa-apa dipakai akun itu karena akun itu adalah teman saya. Tetapi bagaimana jika teman anda tersebut sudah tidak ada dan tidak bisa dihubungi serta anda tidak bisa login ke akun teman anda tersebut. Padahal di akun teman tersebut bisa memproses pembayaran iklan menggunakan alat pembayaran yang anda miliki. Jadi repot kan jika anda harus datang ke Bank untuk memblokir kartu.

Jika ingin membayarkan atau mengelola pembayaran untuk banyak akun, daftar lah sebagai Manajer Iklan di Googla Ads Manager. Akun manajer iklan memungkinkan seseorang dapat mengelola dan membayar banyak akun dari satu akun saja.

Akun pengiklan tidak terhubung dengan alat pembayaran dan tidak bisa memproses pembayaran. Jika ingin melakukan pembayaran maka harus menghubungi akun manajer tersebut.

Itulah persiapan cara pasang iklan di google supaya meminimalisir pertanyaan-pertanyaan kenapa iklan tidak muncul, kenapa tidak ada yang menelpon, kenapa setelah beriklan juga tidaka da yang datang. Mungkin iklan tidak muncul karena kurang tepat nya konfigurasi atau memang kata kunci yang digunakan memang tidak ada yang mencari.

Ok setelah memahami dan mempelajari hal diatas selanjutnya adalah penerapan secara teknis tentang Cara Pasang Iklan Di Google yaitu dimulai dengan membuat akun Google Ads

Bersambung…

Web hosting murah Rp 900

Tinggalkan Balasan