Cara Mempercepat Website Di Cpanel Hosting

  • by

Cara mempercepat website bisa dilakukan dengan banyak cara dan tergantung banyak faktor. Mempercepat website bisa dari dalam website itu sendiri seperti dengan mengoptimalkan script, pengoptimaan database dll.

Selain pengoptimalan dari dalam, untuk mempercepat website juga dari faktor lain selain dari dalam website itu sendiri yaitu dari sisi server. Pengoptimalan dari sisi server bisa menggunakan alat yang sudah disediakan oleh server itu sendiri seperti hal nya Varnish Cache.

Dilansir dari Wikipedia, Varnish adalah akselerator HTTP yang dirancang untuk situs web dinamis dengan konten berat serta API. Varnish dirancang sebagai akselerator HTTP. Varnish berfokus secara eksklusif pada HTTP.

Varnish digunakan oleh situs web termasuk Wikipedia, situs surat kabar online seperti The New York Times, The Guardian, Gulf News, The Hindu, Corriere della Sera, media sosial dan situs konten seperti Facebook, Twitter, Reddit, Spotify, Vimeo, dan Tumblr.

Bagi pengguna cpanel hosting sudah disediakan fitur untuk mengaktifkan Varnis Cache hanya dengan satu klik. Berikut ini cara mempercepat website menggunakan Varnish Cache

  1. Login ke cpanel hosting.
  1. Pada bagian Web Accelerator klik Manage Varnish.
Manage varnish cache cpanel hosting
  1. Aktifkan Varnish Cache
Cara Mempercepat Website

Ada beberapa hal perlu diperhatikan sebelum menggunakan Varnish Cache yaitu :

  • Varnish dapat mempercepat situs web hingga 3-5x dengan Caching konten Statis dan Dinamis (Gambar, CSS, HTML biasa, dll.)
  • Mengaktifkan Varnish dapat mengakibatkan log lokal dan analisis lalu lintas terpecah.
  • Varnish tidak akan berfungsi dengan https secara default.
  • Jika situs web Anda perlu menampilkan data dinamis, disarankan untuk tidak mengaktifkan Varnish karena dapat mengakibatkan situs web menampilkan data yang tidak akurat.
  • Varnish tidak boleh diaktifkan pada nama domain tempat menginstal WHMCS atau perangkat lunak serupa lainnya yang membutuhkan data baru pada setiap akses.

Terkait dengan beberapa poin diatas penting untuk dipahami tentang poin 4 dan 5.

Poin 4 artinya jika situs web selalu menampilkan konten baru dalam waktu cepat dan sangat dekat kemungkianan nya pembaruan tersebut tidak langsung terlihat.

Mungkin beberapa pemilik blog pernah mengalami dimana ketika edit konten hasil nya tidak langsung terlihat setelah di save karena memang yang diakses adalah cache sehingga cache perlu dibersihkan terlebih dahulu. Tetapi hal ini tidak terjadi ketika konten tersebut baru di buat dan dipublikasi. Jika konten baru dipulish maka akan langsung terlihat hasilnya.

Poin 5 artinya Varnis Cache tidak bisa dugunakan untuk situs web atau aplikasi yang harus mengakses data asli (bukan data cache). Akses data baru/asli pada setiap diakses misalnya data seputar keuangan yang memerlukan tingkat akurasi yang tinggi.

Sedangkan situs web besar yang menggunakan Varnish tentu caranya dengan membagi akses antara konten yang jarang di update (jarang dilakukan perubahan) dengan konten yang sering berubah walaupun masih dalam satu nama domain.

Web hosting murah Rp 900

Tinggalkan Balasan